Keputusan untuk memproduksi sendiri atau membeli komponen dari pemasok merupakan salah satu keputusan jangka pendek yang sering dihadapi manajemen. Keputusan ini dikenal sebagai make or buy decision. Sekilas, membandingkan harga beli dengan biaya produksi internal tampak sederhana. Namun, analisis yang benar harus memusatkan perhatian pada biaya dan pendapatan yang relevan, yaitu arus kas masa depan yang berbeda antara alternatif membuat dan membeli.

Pengertian Make or Buy Decision

Alternatif make berarti perusahaan memproduksi komponen, bahan, atau jasa secara internal. Alternatif buy berarti perusahaan memperoleh kebutuhan tersebut dari pemasok eksternal. Tujuan analisis bukan memilih biaya historis terendah, melainkan menentukan alternatif yang memberikan manfaat ekonomi terbesar setelah mempertimbangkan kapasitas, biaya yang dapat dihindari, kualitas, ketepatan pasokan, serta penggunaan sumber daya yang dibebaskan.

Biaya yang Relevan

Menurut pendekatan akuntansi manajemen, suatu biaya relevan jika memenuhi dua syarat: terjadi pada masa depan dan berbeda di antara alternatif. Biaya bahan langsung, tenaga kerja langsung, serta overhead variabel yang hilang ketika pembelian dilakukan biasanya relevan. Overhead tetap hanya relevan jika benar-benar dapat dihapus. Biaya tetap yang tetap muncul meskipun produksi dihentikan adalah biaya tidak relevan untuk keputusan ini.

Komponen informasi Relevan? Alasan
Bahan langsung masa depan Ya Berubah mengikuti pilihan make atau buy
Biaya historis mesin Tidak Merupakan sunk cost
Overhead tetap yang dapat dihindari Ya Dapat dihemat jika membeli
Overhead tetap yang tetap terjadi Tidak Tidak berbeda antaralternatif
Manfaat penggunaan kapasitas alternatif Ya Merupakan opportunity cost

Rumus dan Langkah Analisis

Biaya relevan membuat dapat dirumuskan sebagai:

Biaya relevan make = biaya variabel yang dapat dihindari + biaya tetap yang dapat dihindari + opportunity cost

Biaya relevan membeli adalah harga pemasok dikalikan jumlah unit, ditambah biaya tambahan seperti inspeksi, transportasi, atau biaya kontrak. Perusahaan memilih membuat jika biaya relevan make lebih rendah daripada biaya buy. Sebaliknya, membeli lebih baik jika biaya buy lebih rendah. Jika hasilnya sama, faktor nonkeuangan menjadi penentu.

Contoh Perhitungan

PT Arunika membutuhkan 10.000 unit komponen. Pemasok menawarkan harga Rp48.000 per unit. Jika membuat sendiri, biaya per unit terdiri dari bahan Rp18.000, tenaga kerja Rp12.000, overhead variabel Rp6.000, dan overhead tetap Rp10.000. Dari overhead tetap tersebut, hanya Rp4.000 per unit yang dapat dihindari. Jika komponen dibeli, kapasitas yang tersedia dapat digunakan untuk produk lain dengan tambahan margin kontribusi Rp30.000.000.

Perhitungan biaya membeli: 10.000 × Rp48.000 = Rp480.000.000. Perhitungan biaya relevan membuat sebelum opportunity cost adalah 10.000 × (Rp18.000 + Rp12.000 + Rp6.000 + Rp4.000) = Rp400.000.000. Karena membuat mengorbankan margin kontribusi Rp30.000.000, total biaya relevan make menjadi Rp430.000.000. Keuntungan relatif membuat adalah Rp480.000.000 − Rp430.000.000 = Rp50.000.000. Dengan asumsi kualitas dan keandalan pemasok setara, PT Arunika sebaiknya membuat komponen.

Bagaimana Jika Kapasitas Menganggur?

Jika perusahaan memiliki kapasitas menganggur dan tidak ada penggunaan alternatif, opportunity cost bernilai nol. Dalam contoh tersebut, biaya relevan make tetap Rp400.000.000, sehingga manfaat membuat meningkat menjadi Rp80.000.000. Akan tetapi, keputusan tidak boleh hanya berdasarkan kapasitas saat ini. Manajemen perlu mempertimbangkan permintaan masa depan, kebutuhan investasi, kemampuan pemasok, dan risiko ketergantungan pada satu sumber.

Faktor Kualitatif

Angka biaya perlu dilengkapi penilaian kualitatif. Kualitas komponen yang tidak konsisten dapat meningkatkan retur dan biaya garansi. Keterlambatan pemasok dapat menghentikan produksi. Sebaliknya, membeli mungkin mengurangi kebutuhan pengawasan, membebaskan ruang pabrik, dan memberi akses pada teknologi pemasok. Perusahaan juga harus mempertimbangkan keamanan desain, hubungan tenaga kerja, kepatuhan pemasok, serta dampak jangka panjang terhadap kompetensi inti.

Kesalahan yang Sering Terjadi

  1. Membandingkan harga pemasok dengan total biaya akuntansi tanpa memisahkan biaya tetap yang tidak dapat dihindari.
  2. Mengabaikan opportunity cost dari kapasitas yang dapat dipakai untuk produk lain.
  3. Menganggap seluruh biaya tetap otomatis relevan.
  4. Mengabaikan biaya inspeksi, pengiriman, penyimpanan, dan koordinasi pemasok.
  5. Mengambil keputusan satu periode tanpa mengevaluasi dampak strategis dan kualitas.

Ringkasan

Make or buy decision menggunakan biaya masa depan yang berbeda. Biaya historis dan biaya tetap yang tidak dapat dihindari harus dikeluarkan dari analisis. Opportunity cost harus dimasukkan ketika kapasitas memiliki penggunaan alternatif. Hasil kuantitatif kemudian diuji dengan faktor kualitas, pasokan, strategi, dan risiko. Kerangka ini membantu manajemen mengambil keputusan jangka pendek secara rasional tanpa kehilangan perspektif bisnis.

Latihan Soal

CV Bina membutuhkan 5.000 unit komponen. Harga beli Rp72.000 per unit. Biaya relevan produksi internal terdiri dari bahan Rp25.000, tenaga kerja Rp20.000, overhead variabel Rp10.000, dan overhead tetap yang dapat dihindari Rp5.000 per unit. Jika membeli, kapasitas dapat digunakan untuk memperoleh margin kontribusi Rp20.000.000. Tentukan alternatif terbaik dan besarnya penghematan.

Petunjuk jawaban: hitung biaya buy, biaya make yang dapat dihindari, lalu tambahkan opportunity cost. Jangan memasukkan overhead tetap yang tidak dapat dihindari.