Nasib Dunia Pendidikan Indonesia – Microsoft Vs Open Source Part 2

Submitted by localhost on Mon, 11/16/2015 - 15:50

Sebelumnya silahkan baca artikel saya mengenai Nasib Dunia Pendidikan Indonesia – Microsoft Vs Open Source, atau jika anda suka membaca yang lebih panjang silahkan baca di sumbernya di sini

 

Kali ini yang akan saya bahas adalah dampak dari Microsoft Vs Open Source.

 

Seperti kita ketahui bersama, dampak dari MoU kemendiknas dengan Microsoft sangat memukul hati para pecinta open source. Terlebih kemendiknas seolah lupa akan usahanya dalam MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA. Loh, memakai Ms. Office itu lebih mudah daripada Open Office atau sejenisnya kan? Mudah tidaknya kita memakai aplikasi karena KEBIASAAN. Apakah saat pertama anda memakai Ms. Office langsung menganggapnya mudah?

Emang Open Office bisa mencerdaskan kehidupan bangsa? Sebenarnya open office sama seperi Ms. Office, sama – sama aplikasi di dalam komputer. Lalu apa yang membuat Ms. Office dianggap tidak mencerdaskan kehidupan bangsa?

1. standard Aplikasi Office di Negara kita adalah Open Document Format

Tidak percaya? unduh file berikut atau jika ingin yang lebih lengkap download ini. Bandingkan harga aplikasi open office dengan Ms. Office.

 

2. Jumlah Pengguna dan Anggaran

“Berdasarkan data dari Kemdiknas, saat ini di Indonesia terdapat sebanyak sekitar 165.000 buah sekolah, mulai dari tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas, dan sebanyak 4.500 buah universitas yang tersebar di seluruh di Indonesia. Total jumlah siswa di seluruh Indonesia mencapai 45 juta orang”

Dengan adanya MoU antara pemerintah dengan microsoft, apakah sekian banyak komputer ini mau memakai program-program Microsoft yang notabene berbayar semua?

Belum puas? Coba anda cek ke sekolah – sekolah negeri, berapa komputer yang memakai windows asli dan berapa biaya anggaran yang di keluarkan pemerintah?

 

Miris? iya, itu lah reaksi saya mendengar kabar ini. Yah itulah indonesia, apapun bisa dijadikan sebagai ladang. Jika saja pemerintah benar benar serius ingin membuat Indonesia Go Open Source, seharusnya kejadian 2 Mei tidak perlu terjadi.

Jika anda ingin berpartisipasi dalam mencerdaskan bangsa, berikan kritik dan saran pendidikan indonesia khususnya di bidang IT silahkan kirimkan ke:http://www.kemdiknas.go.id/kontak-kami.aspx.

 

Maaf, saya hanya end user biasa, saya tidak bermaksud menjelekkan microsoft. Tapi ini merupakan pembodohan bangsa, dimana saat SNI kita dapat di jangkau dengan harga yang sangat murah, pemerintah justru menganggarkan dana berlebih untuk mewujudkannya. Coba dana itu digunakan untuk sosialisasi Open Source, setidaknya pendidikan Indonesia akan lebih maju, dan dari segi ekonomi juga akan terbantu.

Maaf, ini hanya unek – unek saya, yang terinspirasi dari sini.